Tampilkan postingan dengan label pengamatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengamatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Januari 2020

Pengamatan Gejala Alam Biotik dan Abiotik



Di sekitar kita banyak sekali terlihat gejala alam yang menarik untuk dipelajari. Pada prinsipnya, gejala alam dapat dibagi menjadi dua golongan, yakni gejala alam biotik dan gejala alam abiotik. Untuk mengamati kedua gejala tersebut diperlukan alat dan metode tertentu, misalnya mikroskop, kertas lakmus, dan lain-lain.

Gejala alam biotik adalah gejala alam yang ditunjukkan oleh makhluk hidup. Misalnya:
1. Tanaman berfotosintetis.
2. Serangga yang sedang menghisap nektar bunga.
3. Petani sedang menanam padi.

Gejala alam abiotik adalah gejala alam yang ditunjukkan oleh benda tidak bernyawa atau benda mati. Misalnya:
1. Air sungai yang keruh karena terkena limbah pabrik.
2. Lubang ozon karena polusi kendaraan dan cerobong asap.
3. Siklus hujan.

Langkah-langkah dalam menggunakan metode ilmiah sebagai berikut:
1. Menemukan masalah.
2. Observasi melalui pengamatan dan pengumpulan data.
3. Hipotesis yaitu dugaan sementara yang harus dibuktikan melalui eksperimen.
4. Eksperimen atau percobaan.
5. Kesimpulan.