Selasa, 15 Juli 2014

Pilih-Pilih Tinta Printer Aftermarket

Apa itu tinta printer aftermarket? 

Sederhananya tinta aftermarket adalah tinta printer yang digunakan setelah tinta bawaan printer sudah habis. Tinta aftermarket ini bisa memakai tinta yang direkomendasikan oleh pabrikan printer atau bisa juga tinta yang dijual oleh pihak ketiga. Tinta original printer relatif lebih mahal dibandingkan tinta non-original, makanya sebagian besar orang--khususnya di Indonesia--lebih senang menggunakan tinta aftermarket non-original. Tapi harus hati-hati juga karena tinta non-original umumnya memakai bahan pelarut utama dari campuran amoniak sehingga memudahkan korosi pada print head dan logam-logam di printer. Dalam jangka panjang justru akan mengurangi usia head unit printer tersebut dan biaya perbaikannya pasti jatuh lebih mahal.

Nah loh... Jadi harus bagaimana?

Kalau mau hemat, berarti harus cermat. Berhati-hatilah dalam memilih tinta. Perhatikan terlebih dahulu jenis printer yang dipakai, cek track record penyedia tinta, testimoni konsumen lain, dan sesuaikan dengan kebutuhan.

Salah satu penyedia tinta aftermarket yang memenuhi keempat kriteria tadi adalah tinta keluaran SUN Indonesia, pionir tinta refill dan Continuous Ink Supply System (CISS, disebut juga tinta infus) yang berdiri pada 2003. Jadi, SUN Indonesia bukanlah pemain baru di dunia per-tinta-an, yang sudah memiliki track record panjang dan telah mengalami fase trial and error. SUN Indonesia menggunakan tinta yang diproduksi oleh salah satu pabrik tinta terbesar di Korea, negara dengan variasi warna terkaya di dunia. Material tintanya pun memakai material tinta terbaik dari Jerman. Bahkan SUN Indonesia tersebut berani memberikan jaminan bahwa kualitas tintanya lebih baik dibandingkan tinta original.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, SUN Indonesia menyediakan berbagai jenis tinta sesuai dengan merk printer (Epson, Canon, HP, dan Brother) serta spesifikasinya (tinta dye, pigmen, sublime, dan art paper link). Kejelian ini juga yang membuat produk tinta SUN memberikan hasil yang optimal karena beda sakit tentu beda obatnya; beda tujuan, beda  pula kendaraannya. Berikut daftar tinta keluaran SUN Indonesia:


Tinta Refill untuk printer Epson 

Jenis tinta dye :
1. SUN Premium Plus Epson Dye Ink For L-Series
Dibuat khusus sesuai dengan spesifikasi Printer Epson L-Series (L110, L210, L310, L350). Tersedia dalam ukuran 100 ml.

2. SUN Premium Epson Dye Ink 
Dibuat khusus untuk printer Epson. Tersedia dalam ukuran 100 ml, 250 ml, dan 1 liter.

3. SUN Premium Plus Epson Dye Ink 4-T
Dibuat khusus untuk Printer Epson tipe T11, T20, T30, T40, TX111, TX210, TX300F. tersedia dalam ukuran 100ml, 250 ml, dan 1 liter.

4. SUN Premium Plus Epson Dye Ink 6-R
Dibuat khusus untuk printer Epson tipe R230, T60, 1390. Tersedia dalam ukuran 100 ml, 250 ml, dan 1 liter.

5. SUN Premium Plus Epson Dye Ink For R2000
Dibuat khusus untuk printer Epson tipe Stylus Photo R1900/R2000/PX-7V. Tersedia dalam ukuran 100 ml.

6. SUN Premium Plus Epson Dye Ink For R3000
Dibuat khusus untuk printer Epson tipe Stylus Photo R1200/R2400/R4800/R2880/R3000. Tersedia dalam ukuran 100 ml.

7. SUN Specialist Epson Wide Format Dye Ink
Dibuat khusus untuk Printer Epson tipe 7900/7910/9900/9910 (11 color), 7700/7710/9700/9710 (5 color), 4800/4880/7800/7880/9800/9880/11880 (8 Color). tersedia dalam ukuran 100ml, dan 1 liter.

Jenis tinta Pigment :
1. SUN Premium Plus Pigment Ink 4-T
Dibuat khusus untuk Printer Epson tipe T11, T20, T30, T40, TX111, TX210, TX300F.Tersedia dalam ukuran 100ml, 250 ml, dan 1 liter.

2. SUN Premium Plus Pigment Ink 6-R
Dibuat khusus untuk Printer Epson tipe R230, R270, R290, T60, 1390. Tersedia dalam ukuran 100 ml, 250 ml, dan 1 liter.

3 SUN Premium Plus Epson Pigment Ink For R2000
Khusus untuk Printer Epson tipe Stylus Photo R1900/R2000/PX-7V. Tersedia dalam ukuran 100ml, dan 1 liter.

4. SUN Premium Plus Epson Pigment Ink For R3000
Khusus untuk printer Epson tipe Stylus Photo R1200/R2400/R4800/R2880/R3000, tersedia dalam ukuran 100ml.

5. SUN Specialist Epson Wide Format Pigment Ink
Dibuat khusus untuk printer Epson tipe 7900/7910/9900/9910 (11 color), 7700/7710/9700/9710 (5 color), 4800/4880/7800/7880/9800/9880/11880 (8 Color). Tersedia dalam ukuran 100ml, dan 1 liter.

Jenis tinta Sublime :
1. SUN Premium Plus Sublime Ink 4-T
Dibuat khusus untuk printer Epson tipe T11, T20, T30, T40, TX111, TX210, TX300F. Tersedia dalam ukuran 100ml, 250 ml, dan 1 liter.

2. SUN Premium Plus Sublime Ink 6-R
Dibuat khusus untuk printer Epson tipe T60, 1390. tersedia dalam ukuran 100 ml, 250 ml, dan 1 liter

Jenis tinta Art Paper Ink :
1. SUN Premium Plus Epson Dura-Ultra Ink
Dibuat khusus untuk cetak diatas kertas art paper dan segala jenis kertas coating (photo paper, silky photo paper, Inkjet paper) untuk printer Epson tipe T13, T30, T1100, T60, 1390. Tersedia dalam ukuran 100ml, 250 ml, dan 1 liter.

2. SUN Premium Plus Epson Dura-Ultra Ink For R2000
Dibuat khusus untuk cetak diatas kertas art paper dan segala jenis kertas coating (photo paper, silky photo paper, Inkjet paper) untuk printer Epson tipe R1900/R2000/PX-7V. Tersedia dalam ukuran 100 ml.

3. SUN Specialist Epson Wide Format Dura-Ultra Ink
Dibuat khusus untuk cetak diatas kertas art paper dan segala jenis kertas coating (photo paper, silky photo paper, Inkjet paper) untuk printer Epson tipe 4800/4880/7800/7880/9600/9800/9880/11880 (8 color). Tersedia dalam ukuran 100 ml dan 1 liter.

Tinta Refill untuk Printer Canon

Jenis tinta dye :
1. SUN Premium Canon Dye Ink
Untuk segala jenis printer Canon 4 warna (CMYK). Tersedia dalam ukuran 100 ml, 250 ml, dan 1 liter.

2. SUN Premium Plus Canon Dye Ink
Untuk segala jenis printer Canon 4 warna (CMYK) dilengkapi dengan UV Protection, hitam yang lebih pekat, dan warna lebih cerah. Tersedia dalam ukuran 100 ml, 250 ml, dan 1 liter.

Tinta Refill untuk Printer HP

Jenis tinta dye :
1. SUN Premium HP Dye Ink
Untuk segala jenis printer HP 4 warna (CMYK). Tersedia dalam ukuran 100 ml, 250 ml, dan 1 liter.

2. SUN Premium Plus HP Dye Ink
Untuk segala jenis printer HP 4 warna (CMYK) dilengkapi dengan UV Protection, hitam yang lebih pekat, dan warna lebih cerah. Tersedia dalam ukuran 100 ml, 250 ml, dan 1 liter.

Tinta Refill untuk Printer Brother

Jenis tinta dye :
1. SUN Premium Plus Brother Dye Ink
Untuk segala jenis printer Brother 4 warna (CMYK). Tersedia dalam ukuran 100 ml, 250 ml, dan 1 liter.



Silahkan dicek dan disesuaikan dengan kebutuhan. Kalau masih bingung, bisa konsultasi langsung dengan marketingnya di:
Web : www.sun-indonesia.com atau melalui 
Facebook : www.facebook.com/sun.center.indonesia
Twitter : @sunIndonesia
Instagram : sunindonesia

Jika sudah menjadi konsumen, jangan lupa untuk berbagi pengalaman dengan orang lain juga ke SUN Indonesia. Karena sharing itu bisa memberi pencerahan bagi (calon) konsumen lain dan SUN indonesia juga memerlukan feedback untuk terus memperbaiki kualitas produknya.








Senin, 14 Juli 2014

Pengalaman Menggunakan Layanan Provider Internet

Internet.

Sebuah kebutuhan yang dahulunya sekunder atau tersier sekarang membumbung menjadi kebutuhan primer. Top priority, seperti makan, minum, tidur, dan mandi. Begitu mata terbuka, entah tengah malam atau pagi hari, langsung mengusik-usik gadget. Online. Sebelum menutup mata pun diakhiri dengan internet, mengucapkan selamat malam kepada dunia. Internet, ruas penghubung yang tak dihalangi jarak, waktu, dan macet. Orang bisa mendapatkan berbagai informasi audio visual secara lengkap, berbagi momen dengan orang-orang tanpa harus bertatap muka, main game online juga terasa lebih semarak. Itulah sekelumit alasan mengapa orang begitu kecanduan dengan internet. Saya pun demikian.

Pertama kali menggunakan internet pribadi, saya menggunakan salah satu layanan provider CDMA. Hanya dengan 45 ribu, saya bisa menggunakan akses internet unlimited selama sebulan. Waktu itu jauh lebih murah dibanding vendor GSM yang menggunakan sistem kuota atau unlimited dengan FUP kecil. Meskipun modem berkali-kali hilang, saya masih setia menggunakan layanan yang sama sampai akhirnya... Laptop saya yang rusak! Akhirnya saya hanya menggunakan tablet. Hingga sekarang saya masih nyaman dengan tablet dan belum terpikirkan untuk menggantinya dengan laptop baru. Lebih ringan dan ringkas. Tapi karena tablet tidak kompatibel dengan modem dan hanya mendukung mini simcard GSM membuat saya harus membeli wifi router. Internetnya tetap menggunakan provider CDMA lama. Masih setia.

Ternyata dunia sudah berubah, termasuk dunia internet. Saudara-saudara saya yang menggunakan provider yang sama terus mengomentari betapa leletnya internet yang masih saya pakai itu. Saya yang termasuk tipe "kalau sudah cocok dengan sesuatu, saya tidak akan mencari yang lain" hanya bisa berkata, "oh ya?". Pada akhirnya saya pun merasakan leletnya juga. Saya mulai coba-coba pakai layanan GSM. Awalnya hanya tethering dari hp dengan paket 49 ribu/bulan unlimited. Beneran, FUP-nya kecil tapi sinyal stabil. Terus-terusan tethering dari hp membuat hp cepat panas dan batere tidak tahan lama, saya pun harus menggunakan mini simcard. Customer service tablet saya menyarankan untuk membeli mini simcard di galeri providernya. Uh, repot amat. Saya pun memotong simcard biasa menjadi mini simcard. Percobaan pertama gagal, saya memotong hampir semua bagian kecuali bagian kuningnya. Tentu saja kekecilan di slot sim. Kemudian saya googling cara memotong mini simcard, ketemu. Potong-potong lagi, masih gagal lagi. Di percobaan ketiga, baru berhasil. Perfecto! Saya bisa merasakan nyamannya berinternet dan mengamini kalau provider sekarang lebih mending daripada yang pertama dulu.

Saya lalu terusik, bagaimana dengan layanan gsm yang lain? 

Setelahnya saya menjadi rajin membanding-bandingkan harga, kuota, FUP, dan kecepatan dari beberapa provider gsm. Saya punya beberapa mini simcard untuk membanding-bandingkannya secara langsung. Biasanya saya tes dengan paket harian, entah kuota atau unlimited, mana yang lebih cepat. Akhirnya saya pun tertarik dengan paket internet 29.900/bulan dengan kuota 8 GB. Kecepatan rata-ratanya sampai 300 kb perdetik. Saya benar-benar terkesima. Saya yang dulu sudah puas dengan kecepatan rata-rata 6-25 kb/detik tak menyadari kalau itu standarnya kira-kura. Kelemahan paket kuota 8 GB itu adalah 'masa tayangnya'. Kuota 3,4 GB bisa dipakai di jam 1-6 pagi, 4 GB untuk jam 9-5 sore, sementara waktu sisanya hanya disediakan kuota 600 MB. Benar-benar tidak cocok untuk karyawan atau mahasiswa yang sehari-hari menggunakan wifi gratis di kantor/kampus. Tapi bagi saya yang bekerja dari rumah, pola seperti itu tak banyak masalah. Antara jam 6-9 pagi saya bisa beraktivitas lain, malam hari saya puas dengan bekerja offline. Tapi pada akhirnya tetap saja timbul masalah. Kalau sedang diburu deadline tentunya harus terus online di jam-jam prime time. Padahal kuotanya minim sekali. Sesekali saya menggunakan paket internet unlimited harian. Timbul lagi niat untuk menoambah atau mengganti paket internet yang lain. Saya masih suka dengan paket yang sekarang dan mau menambahkannya dengan paket provider lain yang menawarkan paket smartphone 35 ribu/bulan unlimited plus bonus telepon dan sms ke sesama provider. Pagi buta dan jam efektif saya menggunakan kuota 8 GB, malam hari pakai paket unlimited. Totalnya hanya 65 ribu sebulan. Saya sudah puas.

Tapi... Seandainya masih ada penyedia layanan internet yang lebih inovatif lagi, dengan harga dan kecepatan yang memadai, mungkin lagi-lagi saya beralih hati. Inovasi yang membuat saya kembali bertindak "kalau sudah cocok dengan sesuatu, saya tidak akan mencari yang lain".